SMPN 1 Wawonii Timur Gelar Ujian Semester Berbasis IT
KONAWE KEPULAUAN – Kehadiran era tekhnologi dan digitalisasi saat ini membuat dunia Pendidikan banyak melakukan inovasi-inovasi berbasis tekhnologi.
Hal ini pula yang dilakukan SMP Negeri 1 Wawonii Timur di Kabupaten Konawe Kepulauan. Sekolah yang terletak di Desa Munse Indah Kecamatan Wawonii Timur itu terus beradaptasi dan melakukan inovasi terhadap perkembangan digitalisasi dan tekhnologi.
Sebelumnya, SMPN 1 Wawonii Timur telah meluncurkan website sekolah dan berhasil melaksanakan Pemilihan Ketua Osis dengan metode E-Voting. Kini, sekolah tersebut menggelar Pelaksanaan Akhir Semester (PAS) atau ujian semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 ini dilaksanakan berbasis Information Technology (IT).
Hal ini disampaikan Kepala SMP Negeri 1 Wawonii Timur, Ansarullah Thamrin, Mardhan, S.Pd, Gr. Ia mengungkapkan, saat ini SMP Negeri 1 Wawonii Timur telah melaksanakan Penilaian Akhir Semester berbasis IT dengan menggunakan aplikasi Computer Based Test (CBT) Offline.
Karena menurut Ansarullah, perkembangan teknologi dan informasi yang dimanfaatkan bagi dunia pendidikan tidak sekedar untuk mencari sumber belajar. Bahkan juga dapat digunakan untuk melakukan aktivitas evaluasi pembelajaran.
“Untuk itu, SMP Negeri 1 Wawonii Timur berdasarkan hasil rapat bersama kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan bersepakat melaksanakan PAS berbasis IT di akhir semester ini,” ungkap Ansarullah di ruang kerjanya, Senin (09/12/2024).
Lanjut Ansarullah, pelaksanaan Penilaian Akhir Semester dan Sumatif Akhir Semester (SAS) di SMP Negeri 1 Wawonii Timur dilaksanakan mulai tanggal 9 sampai dengan 14 Desember 2024 sesuai kalender pendidikan. Untuk kelas IX sebagai pelaksana Kurikulum 2013 dilaksanakan dengan berbasis IT menggunakan bantuan Chromebook dan PC Desktop All in One. Sedangkan kelas VII dan kelas VIII melaksanakan ujian yang masih manual atau berbasis polpen dan kertas, seperti biasanya dilakukan selama ini.
“Sebelumnya, SMP Negeri 1 Wawonii Timur menerima bantuan Chromebook sebanyak 15 buah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Kepulauan. Ditambah dengan PC Desktop, sehingga ujian berbasis IT untuk 28 Peserta didik kelas IX dapat dilaksanakan,” jelasnya.
Sebelum pelaksanaan ujian, tambah Ansarulllah, seluruh guru dari 10 mata pelajaran melakukan penginputan soal secara online melalui website sekolah www.smpn1wawoniitimur.sch.id dan secara offline dengan mengisi soal secara langsung di komputer server sekolah yang telah didesain dapat diakses menggunakan HP maupun Laptop pendidik.
“Hal ini dapat meningkatkan literasi digital pendidik dalam hal kompetensi pemanfaatan peralatan TIK,” tambahnya.
Pada hari Sabtu 7 Desember 2024 lalu, dilakukan Simulasi Ujian Berbasis IT untuk kelas IX. Kegiatan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan sarana dan aplikasi serta melatih peserta didik dalam menggunakan komputer maupun chromebook untuk kegiatan ujian semester. Untuk aplikasi ujian yang digunakan merupakan aplikasi khusus yang dibuat dan dikembangkan oleh Kepala SMPN 1 Wawonii Timur.
Aplikasi ini tidak memerlukan akses internet (offline) sehingga sekolah seperti SMPN 1 Wawonii Timur yang berada di daerah dengan akses internet yang terbatas dapat menggunakan aplikasi ini tanpa ada hambatan. Selain itu, pada aplikasi ini juga dapat menampilkan tayangan Live Score peserta didik. Sehingga bisa diketahui daftar nilai dari yang teratas sampai paling rendah berdasarkan urutannya.
Ansarullah juga mengatakan, meskipun semester ini SMPN 1 Wawonii Timur baru melaksanakan ujian berbasis IT hanya untuk peserta didik kelas IX, namun telah menunjukkan usaha dan motivasi yang kuat untuk memaksimalkan semua potensi sarana dan prasarana yang telah dimiliki. Kedepannya diharapkan kegiatan evaluasi untuk seluruh peserta didik dapat dilaksanakan.
“Tentu hal ini membutuhkan dukungan yang lebih khususnya dalam hal kelengkapan sarana IT SMPN 1 Wawonii Timur baik secara kualitas maupun kuantitas dari Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan,” harapnya.
Sementara itu salah satu siswa SMP Negeri 1 Wawonii Timur kelas IX, Kendra Allyna Devi mengapresiasi pihak sekolah yang telah melaksanakan ujian yang berbasis IT ini. Kata dia, hal ini dapat mengajarkan kepada peserta didik untuk mengenal lebih jauh tentang penggunaan komputer dan melakukan inovasi tekhnologi.
“Keren sekali ujian berbasis IT ini. Menurut saya, sangat bagus ujian menggunakan komputer, karena selain kami bisa diperkenalkan dan belajar komputer, kita juga bisa mengenal lebih jauh proses ujian dengan berbasis digital,” ujar Kendra.(Jarman Alkindi)
Sumber : potretsultra