SPBU Kompak Diresmikan, Masyarakat Konkep Bisa Nikmati BBM Bersubsidi

By Admin 23 Jul 2018, 16:23:44 WIB Ekonomi
SPBU Kompak Diresmikan, Masyarakat Konkep Bisa Nikmati BBM Bersubsidi

Keterangan Gambar : Penandatanganan prasasti SPBU Kompak di Desa Lanowatu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan, oleh Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM, Yuli Racmawati, Anggota Komite BPH Migas, M Ibnu Fajar, Serta Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT yang diwakili oleh Sekda Konkep, Ir H Cecep Trisnajayadi MM, Jumat (20/7)


Langara, konkepkab.go.id - Akhirnya masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terbebas dari belenggu harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mahal yang selama ini menjadi salah satu kendala peningkatan ekonomi dan percepatan pembangunan Pulau Wawonii.

Betapa tidak, harga premium yang selama ini mencapai harga Rp 10.000 hingga 15.000 perliter kini menjadi Rp 6.450 perliter setelah diresmikan Sarana Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak di Desa Lanowatu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan.

SPBU Kompak 76.933.02 tersebut diresmikan oleh Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM, Yuli Rachmawati bersama Anggota Komite BPH Migas, M Ibnu Fajar, General Manager Pertamina MOR VII, Tengku Fernanda dan Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT yang diwakili oleh Sekda Konkep, Ir H Cecep Trisnajayadi MM, Jumat (20/7).

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM, Yuli Rachmawati berharap dengan adanya SPBU Kompak di Konkep, bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pembangunan Konkep sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

"Semoga dengan adanya SPBU Kompak ini, bisa mempercapat pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pembangunan Konawe Kepulauan," harapnya.

Di tempat yang sama, Anggota Komite BPH Migas, M Ibnu Fajar mengatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan SPBU kompak yang baru diresmikan tersebut akan ditingkatkan menjadi SPBU Reguler jika kewalahan melayani konsumen yang membludak seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Konkep.

"Syarat untuk ditingkatkan dari SPBU Kompak menjadi SPBU reguler adalah jumlah konsumen, kalau jumlah konsumen di Konawe Kepulauan di atas 10 KL perhari, SPBU Kompak ini bisa ditingkatkan menjadi SPBU reguler, tetapi akan dievaluasi dulu seiring atau tidak dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat, jangan sampai BBM bersubsidi ini tidak tepat sasaran, sehingga pengawasan bersama baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri perlu kita lakukan agar BBM yang disubsidi ini tepat sasaran," katanya.

Dalam sambutannya, Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT yang diwakili oleh Sekda Konkep, Ir H Cecep Trisnajayadi MM mengaku sangat bersyukur dengan adanya SPBU Kompak di Pulau Wawonii tersebut, H Cecep menyebut peresmian SPBU Kompak tersebut sebagai hadiah untuk masyarakat Wawonii yang selama ini belum menikmati BBM yang disubsidi pemerintah.

"Dengan adanya SPBU Kompak ini, akhirnya masyarakat bisa terlepas dari belenggu harga BBM yang cukup mahal, semoga dengan tersedianya BBM bersubsidi ini, bisa menambah spirit baru percepatan pembangunan Pulau Wawonii," harapanya. 

GM Pertamina MOR VII, Tengku Fernanda menjelaskan bahwa dengan hadirnya SPBU Kompak tersebut masyarakat Wawonii dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk transportasi darat dan transportasi laut dengan harga premium Rp 6.450 perliter dan Solar subsidi Rp 5.150 perliter.

"Pasokan BBM di SPBU Kompak 76.933.02 ini sebesar 25 KL perbulan untuk premium, kalau solar sebesar 10 KL perbulan, dengan hadirnya SPBU Kompak ini semoga bisa memenuhi kebutuhan bahan bakar masyarakat Konawe Kepulauan," katanya. (Zalfa)